Karena Pandemi Covid 19
Pandemi Covid memaksa semua orang menggunaka masker untuk syarat berpergian kemanapun. Bahkan diwajibkan juga suntik vaksin dengan alasan ketika terpapar virus covid tidak menimbulkan efek yang fatal. Selama pandemi aku belajar beberapa pola hidup sehat.
Belajar Pola Hidup Sehat
Aku mulai tertarik belajar tentang kesehatan waktu itu, karena tertarik dengan salah satu postingan di Instagram. Beberapa pola hidup sehat yang pernah aku lakukan diantaranya:
Jurus Sehat Rosulullah
Pola hidup ini di populerkan oleh seorang dokter Zaidul Akbar, aku mengetahuinya dari Instagram. Yang membuat aku tertarik karena belia juga menghubungkan pola hidup dengan urusan agama.
Beberapa hal yang aku ingat dari pola ini :
- Mengurangi makanan yang di buat dengan tepung terigu, karena tepung terigu mengandung gluten.
- Mengurangi asupan karbohidrat.
- Minum rempah-rempah.
- Mengurangi makanan yang di goreng.
- Mengurangi makan/minum sesuatu yang cepat saji, entah kemasan atau yang lain.
Lalu aku mulai mengikutinya dengan mengubah makanan sehari-hari. Aku membeli beras merah, kurma, madu, minyak kelapa, minyak zaitun dan bahan-bahan dapur seperti kunyit, jahe, jeruk nipus, sere. Aku juga makan tempe yang dicampur dengan kurma dan di olesi madu, kadang juga langsung di makan.
Pertama kali aku minum minyak zaitun yang rasanya sangat asing di lidahku, tetapi aku tetap menelannya karena katanya baik untuk kesehatan. Beberapa makanan/minuman aku memang tidak tau apa manfaatnya untuk tubuhku, tetapi karena sudah percaya dengan dokter Zaidul jadi tetap aku makan.
Setiap hari aku makan kurma, minum ramuan kunyit yang di campur dengan madu dan jeruk nipis. Tentu efek samping dari semua yang aku lakukan memang ada, tetapi kadang kala aku tidak bisa menahan diri untuk makan makanan seperti biasa.
Food Combining
Pola ini pernah aku terapkan karena aku tertarik dengan orang yang meng-edukasi. Tetapi pola ini bagiku terlalu ribet. Karena tidak boleh makan karbohidrat denga protein hewani, yang mana makanan di Pabrik tempat aku berkeja pasti menunya nasi dengan telur/ayam/daging.
Jadi point di pola ini:
- Makan buah di pagi hari.
- Makan karbohidrat hanya boleh dengan protein nabati, contohnya:
- Tempe + Nasi
- Sayur + Nasi
- Makan protein dengan sayur mentah.
Aku tidak lama mengikuti pola ini karena aku bagiku aku malah bingung mengatur kapan waktunya makan. Karena ketika dapat protein hewani ketika aku makan aku harus menunggu beberapa jam untuk bisa makan lagi. Ditambah lagi harga buah lebih mahal dari harga sayur, padahal ketika makan buah jauh lebih cepat lapar ketimbang makan sayur.
Pola dari Instagram @rainbowofmylife
Tidak sengaja aku melihat salah satu postingan instagram seorang wanita, dimana beliau mengajarkan pola hidup yang lebih sederhana.
Beberapa hal yang aku ingat dari pola ini :
- Banyak jalan kaki di pagi hari dan terkena sinar matahari.
- Makan makanan yang tidak banyak di olah.
- Banyak makan sayur mentah.
- Banyak makan sayur mentah.
Yang membuatku tertarik yaitu karena Instagram beliau memberi tau makan makanan yang mudah di dapat, harganya murah dan tentu saja sehat.
Aku cukup lama mengikuti pola beliau karena sederhana. Setiap pulang kerja aku ke pasar membeli ubi/singkong dan sayur. Aku cukup merebus ubi/singkong, dan sayurnya aku cuci kemudian aku bleder biar bisa di makan mentah.
Karena pola ini aku jadi tau harga-harga sayuran di pasar, karena aku juga sering beli bermacam-macam sayur.
Rawfood Protein Hewani
Pola rawfood yang ini sedikit beda dari sebelumnya, kalau sebelumnya hanya sayur yang bisa di makan secara mentah tetapi tidak dengan yang ini. Bahkan protein hewani yaitu daging, telur bisa di makan secara mentah. Entah mengapa aku tertarik dan mencobanya. Di awal percobaan aku membeli telur bebek di pasar yang harganya 10 ribu / 3 telur. Pertama kali minum telur bebek rasanya hampir muntah. Tetapi karena rasa yakin sudah memenuhi kepalaku, aku tetap konsisten makan telur di pagi hari 3 butir di sore hari 3 butir. aku juga makan kelapa tua mentah, dan sayur-sayur mentah lainnya. Memang efek yang aku rasakan tubuh tidak cepat lapar, lebih ringan dan keringat tidak bau.
“Aku hanya sekali makan daging mentah yaitu daging kambing, ternyata rasanya hampir sama ketika matang dan mentah.”
Autofagi
Awal aku mengetahui autofagi adalah sebuah proses sel tubuh yang memperbarui dirinya sendiri. Aku hanya tau dari salah satu influencer di Instagram, yang mana autofagi bisa terjadi ketika tubuh dalam kondisi lapar.
Tidak Makan 3 Hari
Waktu itu aku pernah, selama 3 hari tidak makan tetapi hanya minum air saja. Hari pertama di sore hari sepulang kerja aku merasa lemas seperti tidak bertenaga. Di hari kedua dan ketiga aku sudah tidak merasakan lemas lagi sepulang kerja, tetapi di hari ketiga aku merasakan ngilu di sendi-sendi kakiku. Aku tidak tau apa penyebabnya karena di hari ketika aku sudah mulai makan lagi. Hal itu aku lakukan cuma sekali, karena aku mendapat referensi bahwa hal itu tidak sepenuhnya bagus di lakukan.
Autofagi dr. Dikdik Kodarusman
Dari dokter Dikdik aku mulai memahami cara kerja autofagi yang sebenarnya. Karena beliau seorang dokter tentu masalah kesehatan jauh lebih mengerti, apalagi beliau juga pelaku Autofagi.
Beberapa yang aku pelajari dari dr. Dikdik:
- Minum air yang banyak setelah selesai buang air kecil.
- Boleh makan apapun secara mentah atau matang.
- Protein harus selalu ada.
- Makan karbohidrat di siang hari.
- Tidak perlu minum obat ketika sakit, cukup perbanyak minum air, makan protein dan istirahat yang cukup. Karena sakit merupakan sinyal dari tubuh.
Mana Pola yang Terbaik ?
Tentu dari belajar beberapa pola kesehatan, aku tau mana pola yang bisa aku terapkan untuk diriku sendiri. Semuanya baik tetapi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
-
Jurus Sehat Rosulullah Dulu aku menganggap kurma itu sangat bagus, ternyata aku tau buah kurma itu sebenarnya sudah tidak asli lagi ketika masuk di Indonesia. Kurma itu buah yang mana biasanya buah lebih cepat membusuk ketika tidak di beri bahan pengawet. Jadi orang indonesia tentu makan buah yang tumbuh di indonesia saja.
-
Food Combining untuk ku pola ini kurang cocok karena aku harus mengatur kapan waktunya makan. Harga buah juga mahal.
-
Pola dari @rainbowofmylife Pola ini sangat cocok dan mudah terapkan bagi semua orang.
-
Rawfood Protein Hewani Aku memang tidak konsisten, tetapi aku selalu makan telur mentah jika aku butuh asupan protein lebih, karena cepat tinggal telan kemudian kenyang dalam waktu lama.
-
Autofagi dr. Dikdik Kodarusman Aku masih menerapkan beberapa point dari autofagi walapun tidak semuanya.
“Ketika aku hidup sendiri, tentu saja untuk konsisten menerapkan pola hidup sehat lebih mudah. Tetapi saat ini aku sudah kembali ke rumah dan hidup bersama orang tua ku, jadi aku makan masakan ibuku.”
Tags: